DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah mempercepat pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebagai substitusi gas tabung. Langkah ini diambil menyusul tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang membebani anggaran negara.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Pertamina Gas Negara (PGN) menyatakan, program jaringan gas untuk rumah tangga (jargas) akan secara langsung mengurangi defisit keuangan, dan substitusi impor Liquified Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi, yakni sebesar 83,5 juta kilogram per tahun.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah berencana membangun industri Liquefied Petroleum Gas (LPG) di dalam negeri bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor, menjaga keseimbangan ekonomi dan mengurangi defisit neraca perdagangan.